Minggu, 09 Juni 2013

Sabtu, 08 Juni 2013

Perpustakaan, Sarana Pintar Buat Pintar




Judul opini diatas, merupakan sebuah slogan Perpustakaan. Slogan tersebut sering kita lihat di berbagai media. Sarana pintar buat pintar, merupakan sebuah kalimat yang terdiri dari beberapa suku kata, guna mempertegas maksud keberadaan sebuah lembaga yang bernama Perpustakaan.

Perpustakaan sendiri merupakan suatu unit kerja dari suatu badan atau lembaga tertentu, yang mengelola bahan – bahan pustaka, baik berupa buku – buku maupun bukan berupa buku (Nonbook Material), yang diatur secara sistematis menurut aturan tertentu, sehingga dapat digunakan sebagai sumber informasi oleh setiap pemakainya (Wahyu Supianto, 2008)

Perpustakaan dan Pendidikan merupakan dua hal yang tidak dapat terpisahkan. Perpustakaan berfungsi sebagai salah satu faktor yang mempercepat akselerasi transfer ilmu pengetahuan. Sedangkan pendidikan, merupakan usaha agar manusia dapat mengembangkan potensi dirinya melalui proses pembelajaran, atau dengan cara lain yang dikenal dan diakui oleh masyarakat. Didalam Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2003, tentang sistem pendidikan nasional, pemerintah harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu secara relevansi dan

Cara Mengurangi Pemanasan Global

Setiap orang memiliki peran dalam mengurangi pemanasan global. Dengan merubah kebiasaan kita membuat jejak karbon di bumi ini, kita dapat berperan serta mengurangi pemanasan global dan menyayangi bumi ini dan memberikan tepat yang layak bagi anak cucu kita di kemudian hari.
Berikut ini adalah tips-tips yang sederhana tetapi sangat bermanfaat jika kita melakukannya secara rutin. Tips-tips untuk mengurangi global warming ini sudah dibagi menjadi beberapa kategori yang dapat memudahkan anda mengingat dalam melaksanakannya.

Selasa, 23 April 2013

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Halo nama saya Muhammad Habib Fahd Rizky, saya bersekolah di SMA Negeri 7 Semarang dan saya saat ini menghuni dikelas XI IPA 1 yang bernomor absen 26, saya membuat blog ini guna melengkapi nilai mata pelajaran TIK yang mengenai pengalaman yang saya alami selama berwisata di Bali yang diselenggarakan sekolah tiap tahunnya untuk siswa siswi kelas XI pada tanggal 15 maret 2013 - 19 maret 2013 lalu.
Awal mula saya ingin menceritakan betapa rempongnya dan ribetnya semua siswa karena waktu itu tidak semua kelas digabung menjadi satu kelas tetapi melainkan diacak, termasuk saya pun juga jujur takut bila tidak bisa satu bus dengan emm.. ya siapa lagi kalo bukan pacar hehe.. namanya Cintya Baswara Rukma, oh ya apalagi saat itu jatah tempat duduk ditentuin oleh pihak sekolah, iya jika kalo ada yang kenal? WOW! semuanya pada heboh, pada protes karena ketidak adilan pihak sekolah. Pihak sekolah pun mengatakan boleh membuat kelompok 4orang, akhirnya saya membuat kelompok yang terdiri dari Andhika Dwi Hananta, Amar Tafakurazi Ramadhan, Kukuh Eka Hermansyah, dan saya sendiri Muhammad Habib Fahd Rizky tetapi semua itu masih terasa kurang rame karena takut bahkan khawatir jika satu bus dengan anak IPS, akhirnya teman-teman XI IPA 1 menyalahkan Rifda Puspitarani yang sebagai ketua panitia tidak bisa menggabungkan teman-teman semua dalam satu bus, Rifda pun merasa kebingungan karena diusik banyak teman - teman dan saat itu juga Rifda bilang kepada yang mengetik dan mengesahkan akhirnya tempat duduk telah dibuat dan diganggu gugat, leganya semua kelas XI IPA 1 satu bus ya walaupun tidak bisa satu bus dengan Cintya sih tapi ya tetap senang lah namanya juga wisata ya harus dibawa senang.
Dihari itu tepatnya tanggal 15 maret 2013 semua siswa kelas XI telah bersiap untuk berangkat ke Pulau Dewata Bali semua siswa sangat senang karena ingin menenangkan pikirannya disana,